Pemahaman bahwa hanya orang dewasa yang bisa mengalami stress ternyata keliru. Anak-anak juga ternyata bisa mengalami kondisi stres, namun mereka belum bisa mengungkapkannya sehingga seringkali kondisinya tidak diketahui.Berikut ini gejala yang bisa timbul ketika anak mengalami stress :

Perubahan Perilaku Ke Arah Negatif

Saat anak stres dapat terlihat melalui perubahan perilaku. Perubahan yang umum dapat dikenali seperti bertindak mudah marah ataupun murung, cenderung menarik diri dari kegiatan yang biasa menyenangkan mereka, sering mengungkapkan kekhawatiran, cenderung menangis, menampilkan tindakan reaksi ketakutan, tidur terlalu banyak atau juga makan terlalu banyak maupun terlalu sedikit.

Merasakan Sakit

Biasanya perasaan sakit yang timbul ialah sakit kepala dan sakit perut. Apabila menjelang akan mengikutu kegiatan tertentu seperti Ujian Sekolah.

Cenderung Mengeluh

Cenderung mengeluh tentang kondisi sekolah bisa jadi merupakan gejala anak sedang mengalami stress. Mengeluh tentang diri sendiri dan juga lingkungannya juga perlu diperhatikan.

Tips Mengatasi Stress Pada Anak – Anak

Apabila anda menemukan gejala seperti diatas maka ada beberapa tips yang mungkin bermanfaat

  • Jangan memaksa membuat mereka berbicara, ketika mereka sudah mau berbicara cobalah bediskusi mengenai apa yang menyebabkan perubahan perilakunya
  • Meuangkan waktu sebanyak mungkin untuk anak-anak, ini bisa membantu mereka mengurangi tingkat stres
  • Beberapa kondisi stress merupakan normal, untuk itu cobalah memberi pengertian kepada mereka. Marah, takut, kesepian dan cemas merupakan hal yang wajar dirasakan dan ajarkan untuk berbagi perasaan tersebut.

Tinggalkan Balasan