Obat-obatan ialah salah satu Barang Kena Pajak yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sedikit agak spesifik.

Jika obat-obatan dijual sebagai pengobatan rawat jalan, maka setiap penyerahannya atau penjualannya akan dikenakan PPN. Dalam hal ini pihak umah sakit yang bersangkutan diwajibkan menerbitkan Faktur Pajak.

Namun Jika obat-obatan termasuk dalam biaya pengobatan dalam rangka rawat inap, atas penyerahan atau pemakaian obat-obatan tersebut akan tidak terutang PPN.

Obat-obatan dalam rangka rawat inap ataupun opname merupakan satu kesatuan dari jasa disalah satu bidang kesehatan. Seperti yang diketahui, jasa yang ada di bidang kesehatan ialah salah satu jenis jasa yang tidak akan dikenakan PPN, hal ini sesuai dengan Pasal 4A ayat (3) huruf a UU PPN jo. Pasal 5 huruf a dan juga sesuai dengan Pasal 6 huruf f Peraturan Pemerintah Nomor 144 Tahun 2000.

Tinggalkan Balasan