Biografi Singkat Nila Moeloek, Pasangan Menteri Kesehatan

Read Time1 Minute, 57 Seconds
Nama LengkapProf. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM (K)
Tempat Tanggal LahirJakarta, 11 April 1949
PasanganFaried Anfasa Moeloek
AnakMuhammad Reiza Moeloek
Puti Alifa Moeloek
Puti Annisa Moeloek
PekerjaanDokter
ProfesiDokter Mata
Jabatan– Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI)
– Menteri Kesehatan ( 27 Oktober 2014 – 20 Oktober 2019 )
– Ketua umum Dharma Wanita Persatuan Pusat (2004-2009)
– Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami)
– Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) periode 2011-2016
– Ketua Teknis Medis Bank Mata Indonesia, 2007
Almamater– Universitas Indonesia
– International Fellowship di Orbita Centre, 
– University of Amsterdam, Belanda
– Kobe University, Jepang
AgamaIslam

Biografi

Nila Farid Moeloek, wanita kelahiran Jakarta 11 April 1949 ini resmi ditunjuk oleh presiden Joko Widodo sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam Kabinet Kerja Jokowi Jusuf Kala untuk periode 2014-2019.

Nila Moeloek sendiri dipilih menjadi Menteri Kesehatan hingga 2019 mendatang mungkin disebakan memiliki pengalaman dan curriculum vitae yang sangat baik di bidang kesehatan. 

Mengambil pendidikan jenjang sarjana di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Nila kemudian melanjutkan pendidikan spesialis mata serta mengikuti program sub-spesialis di International Fellowship di Orbita Centre, University of Amsterdam, Belanda dan di Kobe University, Jepang. Nila Moelok terus meningkatkan ilmu dan melanjutkan pendidikannya di Pendidikan konsultan Onkologi Mata program Doktor Pasca-Sarjana di FKUI.

Terkait karirnya sendiri, nila pernah tercatat menjadi Ketua umum Dharma Wanita Persatuan Pusat periode 2004-2009, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami), dan juga Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) periode 2011-2016. Selain itu, Nila juga aktif mengajar di program doktor pasca sarjana Fakultas Kedokteran UI serta menjadi dokter mata di RSCM.

Istri Farid Anfasa Moelok, Menteri Kesehatan di era presiden B.J. Habibie pada 1997 hingga 1999 ini sebenarnya sudah menjadi kandidat menteri kesehatan di kabinet Indonesia Bersatu II. Sayang, dirinya gagal menjadi Menteri Kesehatan di era kepemimpinan SBY.

Tak memilihnya sebagai Menteri Kesehatan, Susilo Bambang Yudhoyono kala itu mendapuk ibu tiga anak ini sebagai utusan khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium Development Goals yang bertugas menurunkan kasus HIV-AIDS dan angka kematian ibu dan anak.

Walaupun demikian, Nila tetap mengerjakan tugasnya dengan tulus. Perjuangan meberikan hasil, karier Nila Moeloek terus menanjak. Memasuki umur yang tidak muda lagi, pada usia 65 tahun, presiden Joko Widodo meminta Nila untuk menjadi seorang menteri kesehatan dalam kabinet Kerja yang akan mengabdi dari tahun 2014 hingga 2019. Ini merupakan dunia yang tidak baru bagi Nila.  Apalagi dia pernah mendampingi suaminya yang saat  itu pernah juga menjadi menteri kesehatan Indonesia.

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close