Biografi Ebiet G Ade Legenda Hidup Musisi Indonesia

Read Time1 Minute, 57 Seconds
NamaAbid Ghoffar bin Aboe Dja’far
Tempat Tanggal LahirBanjarnegara, 21 April 1954
Orang TuaAboe Dja’far (Ayah)
Saodah Aboe Dja’far (Ibu)
PasanganKoespudji Rahayu Sugianto
AnakAbiet Yasakti “Abie” Ksatria Kinasih
Adera Prabu “Dera” Lantip Trengginas
Byatriasa “Yayas” Pakarti Linuwih
Segara “Dega” Banyu Bening (lahir 11 Desember1989).
AgamaIslam

Lahir dengan nama Abid Ghoffar bin Aboe Dja’far . Dia merupakan anak termuda dari 6 bersaudara, Ayahnya Aboe Dja’far, seorang PNS, dan Ibunya Saodah, seorang pedagang kain. Dulu ia memendam banyak cita-cita, seperti insinyur, dokter, pelukis. Semuanya melenceng, Ebiet malah jadi penyanyi, kendati ia lebih suka disebut penyair karena latar belakangnya di dunia seni yang berawal dari kepenyairan. Setelah lulus SD, Ebiet masuk PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) Banjarnegara.

Saat usianya 17 tahun, Ebiet sering berkumpul dengan seniman muda Yogyakarta. Kemampuannya dalam menciptakan syair semakin berkembang setelah bersahabat dengan Emha Ainun Nadjib (penyair), Eko Tunas (cerpenis), dan E.H.Kartanegara (penulis). 

Dikarenakan Ebiet Sering berkumpul dengan para seniman muda dikota Yogyakarta, ia menjadi bisa mengeluarkan kemampuannya dalam menciptakan puisi puisi. bukan hanya itu, ebiet juga berkreasi dengan berbagai jenis musik sehingga ia dikenal sebagai penyanyi balada populer Indonesia.

Dengan genre musik balada, Ebiet menceritakan bagaimana ia menggambarkan kehidupan Indonesia sejak akhir 1970 hingga saat ini. Lagu-lagunya pun begitu melekat di telinga masyarakat hingga saat ini di antaranya ialah, lagu “Berita Kepada Kawan”,”Mungkin Tuhan mulai bosan, Melihat tingkah kita, Coba kita bertanya pada Rumput yang bergoyang”.

Ebiet juga seorang penggemar golf, namun sejak terjadinyabencana tsunami 2004, ia tidak pernah lagi main golf.

Sebagai Seorang seniman, Ebiet tidak mengenal kata henti untuk terus menerus berkarya meskipun sudah memasuki usia kepala enam. Pada tahun 2013, Ebiet merilis album yang bertajuk Serenade dengan lagu-lagu yang baru di dalamnnya. Album tersebut ia diciptakan untuk istri tercintanya dan masyarakat Indonesia. 

Album

  1. Camellia I (1979)
  2. Camellia II (1979)
  3. Camellia III (1980)
  4. Camellia 4 (1980)
  5. Langkah Berikutnya (1982)
  6. Tokoh-Tokoh (1982)
  7. 1984 (1984)
  8. Zaman (1985)
  9. Isyu! (1986)
  10. Menjaring Matahari (1987)
  11. Sketsa Rembulan Emas (1988)
  12. Seraut Wajah (1990)
  13. Kupu-Kupu Kertas (1995)
  14. Cinta Sebening Embun (1995)
  15. Aku Ingin Pulang (1996)
  16. Gamelan (1998)
  17. Balada Sinetron Cinta (2000)
  18. Bahasa Langit (2001)
  19. In Love: 25th Anniversary (2007)
  20. Masih Ada Waktu (2008)
  21. Tembang Country 2 (2009)
  22. Serenade (2013)

Penghargaan

  • 18 Golden dan Platinum Record dari Jackson Record dan label lainnya dari album Camellia I hingga Isyu!
  • Biduan Pop Kesayangan PUSPEN ABRI (1979-1984)
  • Pencipta Lagu Kesayangan Angket Musica Indonesia (1980-1985)
  • Penghargaan Diskotek Indonesia (1981)
  • 10 Lagu Terbaik ASIRI (1980-1981)
  • Penghargaan Lomba Cipta Lagu Pembangunan (1987)
  • Penyanyi kesayangan Siaran Radio ABRI (1989-1992)
  • BASF Awards (1984 – 1988)
  • Penyanyi solo dan balada terbaik Anugerah Musik Indonesia (1997)
0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close