Asal Minyak Kayu Putih

Read Time2 Minute, 28 Second

Minyak kayu putih ini dihasilkan dari daun dan ranting kayu putih. Tanaman kayu putih ini memiliki nama ilmiah Malaleuca leucadendron. Buah dari minyak kayu putih ini dikenal dengan nama buah gelam.

Di dalam minyak kayu terdapat  zat kimia minyak atsiri yang memberikan aroma serta manfaat pada minyak kayu putih. kayu putih asli ternyata mempunyai wangi yang berbeda dengan minyak kayu putih yang beredar di pasar saat ini.

Sebaran Wilayah

Selain tumbuh di wilayah Maluku (pulau Buru, Seram, Nusalaut, Ambon), ternyata tanaman ini juga tumbuh di wilayah Sumatera Selatan (sepanjang sungai Musi, Palembang), Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Timur dan Irian Jaya.

Saat ini tanaman ini dibudidayakan oleh perum perhutani dan menjadi salah satu proyek bisnisnya. Namun dari semua kayu putih tersebut, kualitas minyak kayu putih yang utama dan terbaik untuk dunia yaitu yang berasal dari Maluku, khususnya Pulau Buru.

Minyak kayu putih tersebut adalah asli dan khas Indonesia, serta secara turun-temurun diusahakan dan digunakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia. Bahkan tercatat dalam manuskrip sejarah dan catatan orang Pulau Buru.

Minyak kayu putih adalah penghangat badan paling mudah didapatkan, terutama untuk bayi. Minyak kayu putih biasa dipakai dalam pemijatan, sebagai aromaterapi, bahkan dalam industri wewangian. Nama kayu putih diambil dari warna batangnya yang berwarna putih.

Kayu putih termasuk tumbuhan bandel. Mudah tumbuh di tanah tandus maupun panas, bisa juga tumbuh di daerah basah. Dalam buku Herba dan Tanaman Hias, Penangkal Nyamuk dan Polusi Udara (2006), disebutkan tumbuhan ini dapat tumbuh baik di tanah berdrainase baik ataupun jelek,dengan kadar garam tinggi ataupun asam, bahkan toleran terhadap kebakaran.

Kayu putih tumbuh mulai dari daerah pantai di dekat hutan bakau, di tanah berpasir, tanah berawa-rawa, sampai ketinggin 400 meter di atas permukaan air laut.  Bunganya berwarna putih. Buahnya, mengandung minyak terbang yang berissi sineol, terpinol, asam mentega, dan asam valerianat.

Semua bagian tumbuhan mengeluarkan aroma khas minyak kayu putih. Minyak kayu putih mudah menguap. Pada hari yang panas, aroma khas minyak kayu putih dapat dibaui orang yang berdekatan dengan pohon ini.

Bagian daun dan ranting yang terutama dimanfaatkan sebagai sumber minyak kayu putih, yang dalam bahasa Inggris disebut cajuput oil, dengan cara diekstrak minyaknya.

Manfaat dan Khasiat

Buku  Herba dan Tanaman Hias, Penangkal Nyamuk dan Polusi Udara menyebutkan kayu putih secara tradisional dimanfaatkan untuk:

  1. obat sakit kepala,
  2. perut kembung,
  3. diare,
  4. mengobati  rematik,
  5. nyeri pada tulang dan saraf (neuralgia),
  6. radang usus,
  7. sakit gigi,
  8. mengobati gigitan serangga,
  9. hingga epilepsi.

Daunnya yang pedas dan hangat, menghilangkan sakit (analgesik), peluruh keringat (diaforetik), antirematik, peluruh kentut (karminatif), pereda kulit (spasmolitik). Buahnya yang juga pedas, dengan aroma yang khas, berkhasiat untuk obat sakit perut, karminatif, dan meningkatkan nafsu makan.

Mengingat potensinya tersebut, kayu putih dapat diusahakan dalam bentuk hutan usaha (agroforestri) untuk keperluan industri.

Minyak kayu putih yang diambil dari penyulingan biasa dipakai sebagai minyak balur atau campuran minyak pengobatan lain (seperti minyak telon) atau campuran parfum serta produk rumah tangga lain.

Selain diambil bagian-bagian tumbuhannya untuk industri, kayu putih juga ditanam untuk tujuan reboisasi, peneduh jalan, atau bahkan tanaman hias.

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

One thought on “Asal Minyak Kayu Putih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close