Pengalaman Operasi Caesar Di RSIA Namaryna Kisaran

Read Time2 Minute, 54 Second

Awalnya saya dan isteri saya berkeinginan agar isteri saya melahirkan dengan normal, namun dengan mempertimbangkan kondisi medis tertentu karena si Ibu tidak kunjung memberikan tanda-tanda untuk proses melahirkan normal, lama kehamilan juga sudah melewati Hari Perkiraan Lahir (HPL) yang cukup lama.Akhirnya setelah berkonsultasi dengan dokter, akhirnya ditetapkan tanggal kelahirannya. Orang tua serta mertua juga ikut datang untuk menemani proses bersalin isteri saya.

Hal Yang Perlu Disiapkan

Untuk perlengkapan apa saja yang perlu dibawa saya akan coba sharing dengan pembaca, beberapa sudah saya tambahkan berdasarkan pemgalaman :

1. Gurita IBU (min 6 buah)

2. Pembalut Ibu Bersalin (2 bungkus isi 5 buah)

3. Pakaian Ibu (2 pasang), ibu akan di berikan pakaian rumah sakit sampai hari ke 2

4. Pakaian ganti penjaga (suami atau saudara)

5. Pakaian bayi lengkap yang nanti akan dipakai ketika hendak pulang (lengkap dengan sarung tangan dan kaki ya bu)

6. Pampers Bayi New Born

7. Kain bekas/sarung bersih untuk alas ibu pasca melahirkan (kami menggunakan kain sarung yang dipotong2 menjadi 4 bagian)

8. Jasa cuci pakaian, di RSIA Namaryna akan ditawarkan oleh beberapa suster jasa cuci pakaian ibu hamil.

9. Perlengkapan Mandi

10. Minyak Kayu Putih

Kami tiba dirumah sakit pada pagi hari sekitar jam 6, isteri saya langsung dibawa ke salah satu ruangan bersalin untuk di ganti pakaiannya serta dibersihkan. Setelah menunggu sekitar 1 jam isteri saya dibawa ke ruang operasi. Dan setelah kira-kira lebih kurang 15 menit terdengar suara tangisan bayi dari dalam kamar operasi. Awalnya saya dan keluarga tidak percaya bahawa itu suara dari bayi saya karena kami pikir waktu terlewat baru sekitar 15 menit saja dan kami rasa itu waktu yang cukup cepat. Akhirnya Kami percaya setelah salah satu bidan keluar dengan menggendong bayi berjalan menghampiri saya dan keluarga.

Sekitar satu jam di ruang operasi isteri saya dipindah ke ruang pemulihan. Disana isteri saya dalam kondisi dipasang selang oksigen pada hidung dan infus. Diruangan ini kita menunggu sekitar 4 jam sebelum dibawa keruangan perawnatan. Sekitar 7 jam pertama isteri saya merasakan sakit yang luar biasa mungkin karena habisnya pengaruh obat bius.

Pasca Melahirkan

Hari pertama dan kedua untuk buang air isteri saya masih dibantu dengan kantong, isteri saya hanya terbaring seharian. Dihari ke 3 kantong kencing dilepas dan isteri saya diperbolehkan buang air ke kamar mandi sekaligus melatih gerak tubuh. Hari ke 4 isteri saya di haruskan bejalan jalan disekitaran rumah sakit. Pada hari yang ke 5 kami diijinkan oleh dokter untuk pulang.

Secara garis besar kami sekeluarga cukup puas dengan pelayanan di Rumah sakit, namun ada beberapa catatan yang sepertinya harus diperbaiki, dalam kasus ini kami memilih kamar Super VIP (setahu saya kelas kamar yang paling bagus). Dilengkapi satu tempat tidur penjaga serta satu kamar mandi. Berikut beberapa catatan berdasarkan pengalaman kami :

1. Ada lampu mati didalam kamar dari hari pertama sampai kami pulang lampu tidak diganti.

2. Kantong kencing sangat penuh dan hampir lupa di buang oleh petugas/suter.

3. Pasien hanya dimandikan/dilap sampai hari le 2 setelahnya keluarga melakukan sendiri, sebenarnya tidak masalah jika keluarga di informasikan sebelumnya sehingga kami tidak menunggu-nunggu petugas sampai lumayan sore, setelah kami bertanya baru dijelaskan.

4. Lemari pakaian yang kurang.

5. Petugas isi ulang air lama sekali datanh baru menggati air minum padahal sudah di ingatkan 2 kali.

6. Beberapa suster tidak cukup ramah dalam memberikan informasi dan terkesan tidak ingin disalahkan.

Selain kondisi diatas saya pikir hal yang lain cukup memuaskan, Dokter berpengalaman, lingkungan yang asri, dan makanan juga enak. Sedangkan untuk biaya melahirkan secara caesar di RSIA Namaryna berada di kisaran kurang lebih 9 juta rupiah kalau pilih kamar VIP mungkin lebih murah sekitaran 1 juta.

Semoga tulisan saya ini dapat membantu pembaca dalam menentukan rumah sakit bersalin yang tepat untuk calon ibu.

Salam

Foto : Gabrian Sirait
0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close