Soliris telah dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai obat termahal di dunia hal tersebut karena obat ini dihargai US$ 409.500 atau sekitar Rp 4 miliar. Obat ini digunakan dalam hal mengobati hemoglobinuria nokturnal paroksismal, penyakit darah yang sangat langka yang mempengaruhi sekitar 8.000 orang di AS sendiri.

Mahalnya harga ini dikarenakan besarnya investasi yang dilakukan produsen, Alexion Pharmaceuticals, yaitu senilai US$ 800 juta atau sekitar Rp 7,73 triliun dan dalam masa penelitian selama sekitar 15 tahun. Penelitian akhirnya menemukan Soliris bisa mengurangi 90 persen komplikasi dari hemoglobinuria nokturnal paroksismal.

Dosis

Konsumsi seperti yang disarankan oleh dokter atau mengikuti petunjuk yang tertulis di dalam brosur produk. Dosis tersebut berdasarkan kondisi Anda sebenarnya. Katakan pada dokter Anda jika kondisi Anda tidak mengalami perubahan atau semakin memburuk. Kondisi yang harus dikonsultasikan lebih lanjut ialah seperti :

  • Berencana untuk hamil
  • Hamil
  • Menyusui

Efek samping

  • Sakit kepala
  • Ingusan
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Sulit tidur atau tidur
  • Kelelahan yang berlebihan
  • Pusing
  • Nyeri otot
  • Sakit punggung
  • Nyeri di lengan atau kaki

Jika Anda merasakan atau menemukan efek samping lain yang tidak ada tertera diatas, hubungi dokter Anda untuk memperoleh anjuran medis. Anda juga bisa melaporkan efek samping tersebut ke otoritas administrasi makanan dan obat-obatan setempat Anda.

Tinggalkan Balasan